Ramai-Ramai Gotong Royong Antisipasi Banjir
- Jun 09, 2026
- Tono Triyanto
- Sosial Kemasyarakatan
SAMPIT - Curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa minggu terakhir menjadi ancaman terjadinya banjir, khususnya di wilayah terdampak di Kota Sampit. Mengantisipasi hal itu, beberapa wilayah permukiman khususnya di wilayah Kelurahan Mentawa Baru Hilir melaksanakan gotong royong pada Minggu pagi (7/6/2026). Diantaranya warga RT 42, RT 74, RT 65 dan warga Nanas IV.
Umumnya hampir semua warga yang melaksanakan gotong royong membersihkan saluran drainase. Selain cukup banyak endapan dan terjadi pendangkalan, saat hujan lebat, aliran air tidak berjalan maksimal. Akibatnya sebagian wilayah terutama yang rendah terendam air.
“Parit atau drainase di wilayah kami semunya kami keruk secara manual menggunakan cangkul. Sampah-sampah serta rumput liar juga kami bersihkan, sehingga aliran air bisa lancar,” ungkap Ketua RT 65.
Sampai saat ini persoalan banjir masih menjadi perhatian khusus masyarakat. Terlebih saat intensitas hujan tinggi ditambah air Sungai Mentaya pasang, banjir kerap melanda sebagian wilayah terutama yang berada di posisi rendah. Keterbatasan dana yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur berdampak pada program penanggulangan banjir di wilayah perkotaan. Solusinya, pemerintah mendorong masyarakat untuk mengaktifkan kegiatan gotong royong untuk meminimalisir banjir.
“Saya mengajak Ketua RW dan RT di lingkungan untuk berperan serta dalam kegiatan gotong royong. Setidaknya dengan rutin menjaga kebersihan lingkungan termasuk juga drainase di wilayahnya masing-masing bisa mencegah meluasnya banjir serta durasinya,” ucap Lurah Mentawa Baru Hilir Putri Noorgeulis Fimaulyahar.
Warga di RT 42, 74 dan 65 turut andil dengan melaksanakan gotong royong. Para ketua RT di masing-masing wilayah itu memimpin langsung dengan memobilisasi warganya untuk turun serta membersihkan lingkungan. (kim.mb-hilir1)