Antisipasi Lonjakan Pengunjung, Cek Kesiapan Lokasi Wisata

  • Mar 17, 2026
  • Tono Triyanto
  • Pemerintahan

SAMPIT - Tempat wisata khususnya di Kota Sampit diprediksi melonjak saat libur Lebaran Idulfitri. Guna memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi pengunjung, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur melakukan pengencekan langsung ke lokasi wisata.  Langkah ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan memastikan pengelola tempat wisata sudah menyiapkan langkah antisipasi terhadap segala sesuatunya.

Alhamdulilah kami bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta tim dari Kepolisian, Satpol PP, BPBD dan Disdamkarmat meninjau kesiapan tempat wisata di Kota Sampit.  Salah satu poin pentingnya kami meminta kepada semua pengelola tempat wisata untuk memperhatikan faktor keselamatan pengunjung,” ungkap Wakil Bupati Kotim Irawati saat melakukan sidak, Senin (16/03/2026).

Adapun tempat wisata yang dilakukan pengecekan dan diprediksi banyak pengujung saat lebaran diantaranya wisata alam salju di Jalan Jenderal Sudirman Km.6, danau bekas galian yang dikelola masyarakat di kawasan yang sama, Sampit Waterpark di Kompleks Wengga Metropolitan dan Wahana Air Wisata Aqui di Jalan Pramuka.

Irawati menjelaskan setiap tahun libur lebaran selalu diikuti meningkatnya jumlah kunjungan masyarakat ke tempat wisata. Karena itu, pemerintah memberikan sejumlah imbauan kepada pengelola agar memperhatikan faktor keselamatan. Menurutnya pengelola diminta memperbanyak papan imbauan keselamatan serta menambah petugas keamaan (life quard) di area wisata. Langkah ini penting agar aktivitas rekreasi masyarakat tetap berjalan aman dan nyaman.

Plt. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotim Ramadansyah mengatakan pengecekan dilakukan dibeberapa objek wisata yang kerap menjadi tujuan masyarakat saat libur lebaran. Lonjakan pengunjung biasanya terjadi hari kedua dan ketiga setelah lebaran.  Salah satu tempat wisata yang banyak dikunjungi Wisata Alam Salju.

“Tahun lalu rata-rata bisa mencapai sekitar 5.000 pengunjung dalam satu hari. Karena itu kami meminta pengelola menambah papan peringatan di lokasi yang berpotensi berbahaya serta memberikan edukasi kepada pengunjung,” ungkap Ramadansyah.

Selain itu, ia juga mengingatkan para orang tua agar lebih memperhatikan anak-anak saat berwisata, terutama di kawasan wisata air. “Kita ingin masyarakat berwisata dengan aman dan bahagia. Jangan sampai liburan yang seharusnya menyenangkan justru berakhir dengan musibah,” ucapnya. (kim.mb-hilir1)