Bekali Kemampuan Redkar se-Kelurahan Mentawa Baru Hilir
- Jul 19, 2026
- Tono Triyanto
- Pemerintahan
SAMPIT - Pelatihan relawan pemadam kebakaran (Redkar) se-Kelurahan Mentawa Baru Hilir resmi dibuka, Minggu pagi (19/7/2026). Kegiatan yang digelar di halaman Kantor Kelurahan Mentawa Baru Hilir diikuti ratusan peserta dari lima Redkar yang beroperasi. Kegiatan ini bagian dari peningkatan kemampuan para relawan dalam melakukan misi pemadaman kebakaran dan penyelamatan.
Kegiatan yang diselenggarakan Kelurahan Mentawa Baru Hilir dihadiri langsung Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim Multazam, Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotim Ubaidillah, Camat Mentawa Baru Ketapang Irpansyah, Lurah Mentawa Baru Hilir Putri Noorgeulis Fimaulyahar, Dinas Lingkungan Hidup Kotim, Manggala Agni, Danramil 1015-03 Mentawa Baru Ketapang, Kapolsek Ketapang, dan anggota Redkar se-Kelurahan Mentawa Baru Hilir.
Kegiatan diawali dengan gelar pasukan di halaman Kantor Kelurahan Mentawa Baru Hilir yang dipimpin Camat Mentawa Baru Ketapang Irpansyah sekaligus membuka kegiatan pelatihan. Kemudian dilanjutkan pemberian teori terkait penyelamatan dan pemadaman kebakaran. Praktik pelatihan dipusatkan di lahan kosong di Jalan Nyai Enat 2.
Lurah Mentawa Baru Hilir Putri Noorgeulis Fimaulyahar menjelaskan kegiatan ini sebagai upaya peningkatan kemampuan para relawan damkar. Dengan menggandeng pihak Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotim yang sudah memiliki kompentensi diharapkan bisa membantu relawan saat bertugas sesuai prosedur.
“Pelatihan ini merupakan yang ketiga kalinya. Pertama tahun 2019, 2023 dan tahun 2026. Ini sebagai bentuk komitmen kami untuk memberikan peningkatan kemampuan para relawan,” ujar Putri.
Sejauh ini, lanjut Putri, pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap keberadaan Redkar di wilayahnya. Tercatat ada lima Redkar yang sudah terbentuk dan saat ini mengikuti pelatihan. Mereka adalah Redkar Masjid Jami Assalam, Redkar Teluk Dalam, Redkar Ketapi 3, Redkar Langsat dan Redkar HMM. Dua Redkar terakhir merupakan Redkar yang baru terbentuk.
Bentuk dukungan yang diberikan pihak Kelurahan Mentawa Baru Hilir diantaranya pengadaan sarana prasaran berupa baju APD, mesin pompa beserta selang dan perahu karet.
“Seperti tadi disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Kotim, kita adalah satu kesatuan untuk Kabupaten Kotawaringin Timur. Lewat program pemberdayaan masyarakat kami memberikan atensi untuk keberadaan Redkar di Kelurahan Mentawa Baru Hilir. Baik itu untuk bantuan sarana prasarana serta peningkatan skill atau kemampuan relawan yang hari ini kita selenggarakan,” ungkap Putri.
Sementara Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotim Ubaidilah memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap keberadaan Redkar di Kelurahan Mentawa Baru Hilir.
Menurutnya keberadaan Redkar menjadi bagian strategis pemerintah daerah dalam membangun ketahanan lingkungan terhadap risiko kebakaran melalui pemberdayaan masyarakat. Redkar dibentuk sebagai organisasi sosial berbasis komunitas yang menghimpun warga secara sukarela untuk berperan aktif dalam pencegahan, penanganan, dan penyelamatan saat terjadi kebakaran.
“Meski kita beda baju tujuan kita tetap sama. Koloborasi dengan semua pihak termasuk Redkar sangat penting dalam menjalankan misi di lapangan. Sekali lagi terimakasih kepada para Redkar yang sudah meluangkan waktu, tenaga termasuk biaya dalam menjalankan misi kemanusiaan ini,” ucap Ubaidillah. (kim.mb-hilir1)