Kabel Membentang di Tengah Jalan, Kelurahan MB. Hilir Bantu Urai Kemacetan Jalan
- Apr 17, 2026
- Tono Triyanto
- Pemerintahan
SAMPIT - Jumat pagi (17/4/2026), kemacetan sempat terjadi perempatan Pelita-HM. Aryad. Penyebabnya, kabel di depan traffic light sempat membentang rendah dan mengganggu arus lintas. Menghindari kemacetan parah dan menunggu petugas Satlantas dan Dishub turun tangan, aparat Kelurahan Mentawa Baru Hilir bertindak cepat dengan mengatur lalu lintas di kawasan tersebut.
Lurah Mentawa Baru Hilir Putri Noorgeulis Fimaulyahar dan beberapa stafnya mengatur arus lalu lintas, terlebih saat ini kondisi jalan ramai menjelang salat Jumat dan jam pulang sekolah. Bantuan singkat itu cukup membantu kesemerawutan arus lalu lintas di kawasan itu.
“Setalah dapat info dari staf ada kabel menjuntai di dekat lampu merah, saya bersama beberapa staf langsung mengeceka ke lokasi. Kemudian membantu mengarahkan pengguna jalan untuk berhati-hati dan berkoordinasi dengan Satlantas serta Dishub,” ujar Putri.
Kepala Dinas Perhubungan Raihansyah melalui Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Nanang Setiawan, mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan dan kelurahan setempat.
“Informasi yang kami terima, kabel tersebut ditabrak truk books sekitar pukul 10.00 WIB. Posisi kabel menjuntai sampai ke badan jalan, sehingga sempat mengganggu lalu lintas,” ujar Nanang.
Dalam penanganan di lapangan, Dishub menerjunkan satu unit mobil skylift untuk memperbaiki posisi kabel. Awalnya, pihaknya belum memastikan jenis kabel yang menjuntai tersebut. Namun setelah berkoordinasi dengan pihak Telkom dan PLN, dipastikan bahwa kabel tersebut merupakan bagian dari jaringan traffic light di persimpangan tersebut. Meski sempat tertarik cukup kuat, tidak ada kabel yang putus. Lampu lalu lintas pun tetap berfungsi normal selama kejadian berlangsung.
“Untuk sementara kami fokus merapikan kabel agar tidak mengganggu pengguna jalan. Selanjutnya akan dilakukan pengecekan lebih lanjut untuk memastikan tidak ada kerusakan lain,” tambah Nanang. (kim.mb-hilir1)