Melihat Pasar Wadai Ramadan di Taman Kota Sampit

  • Feb 19, 2026
  • Tono Triyanto
  • Feature

Disiapkan 120 Stan, Sajikan Kuliner Khas Ramadan

Ramadan menjadi momen istimewa bagi umat Islam. Tidak terkecuali soal kuliner. Di momen ini, beragam kuliner khas Ramadan mulai jajanan tradisional hingga minuman mudah didapatkan. Salah satunya bisa didapatkan di Pasar Ramadan Taman Kota Sampit

DUA blok jalan, mulai dari perempatan samping Gedung KNPI hingga Taman Kota Sampit, dan disepanjang jalan tepat di depan Pasar Eks Mentaya Theater, berjejer stan kecil dengan berbagai ornamen. Semuanya khas suasana Ramadan.

Stan yang dibangun menggunakan tenda kerucut ini berjumlah 120 buah. Ya, di ratusan stan itu akan diramaikan pedagang kuliner khas Ramadan. Semuanya dibalut dalam event Pasar Ramadan 2026.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kotim Johny Tangkere mengatakan ada 120 stan yang disiapkan kepada pelaku kuliner yang berpartisipasi dala even Pasar Ramadan 2026. Taman Kota Sampit dipilih karena menjadi tempat strategis dan menjadi ruang bekumpul warga. Dengan konsep terpusat, pengunjung dapat dengan leluasa memilih beragam kuliner khas Ramadan, mulai dari jajaran tradisional hingga yang kekinian, termasuk juga beragam jenis minuman.

Panitia membagi dua tempat lokasi Pasar Ramadan. Langkah ini untuk mengantisipasi kepadatan pengunjung yang ingin berburu kuliner khas Ramadan.  “Total ada 120 stan. Sebanyak 70 stan ditempatkan di depan Taman Pasar Taman Kota dan dikelola pemerintah daerah, sedangkan 50 stan lainnya di Jalan Yos Sudarso dikelola UMKM Harati,”ucap Johny.

Johny menjelaskan stan yang dikelola pemerintah daerah diprioritaskan bagi pedagang kecil menengah. Sementara stan yang dikelola UMKM Harati tetap menjadi bagian dari kawasan Pasar Ramadan yang terintegrasi di sekitar Taman Kota.

Keberadaan Pasar Ramadan tidak hanya menjadi tempat berburu menu berbuka puasa, tetapi juga menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mendorong geliat ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM. Kehadiran pasar musiman ini diharapkan mampu meningkatkan omzet pedagang selama bulan Ramadan.

Saat pembukaan secara resmi oleh Bupati Kotim H. Halikinnor, Kamis sore (19/2), ratusan warga Kota Sampit memadati Pasar Wadai Ramadan. Beragam jenis kudapan khas Ramadan menjadi buruan warga. Seperti bingka, amparan tatak, dan jajanan kekinian tak luput dari pilihan. Jenis minuman hingga aneka jenis ikan dan sayur juga banyak diperjualbelikan.  

“Setiap tahun Pasar Wadai Ramadan menjadi pilihan kami sekeluarga untuk berburu kuliner. Maklum saya dan istri sama-sama bekerja. Karena ingin simple saja makanya beli yang sudah masak,” ucap Rony, salah satu pembeli yang bekerja sebagai ASN. (kim.mb-hilir1)