Merajut Kebersamaan Warga Kompleks Anggur di Acara Buka Puasa Bersama
- Mar 07, 2026
- Tono Triyanto
- Feature
Digelar Swadaya dan Gotong Royong, Sarana Mempererat Silaturahmi
Buka puasa bersama yang digelar Takmir Musala Hijratul Hasanah, Jumat sore (6/3) menjadi sarana memperetat tali silaturahmi tidak hanya sesama jemaah, tapi juga seluruh warga di Kompleks Anggur, Kelurahan Mentawa Baru Hilir. Kekompakan dan kebersamaan terlihat sejak dari awal perencanaan hingga pelaksanaan buka puasa bersama ini.
SALAT Ashar Jumat sore (6/3) baru saja berakhir. Jam menunjukkan 15.20 Wib. Jemaah Musala Hijratul Hasanah tidak langsung pulang. Dimotori remaja musala, para jemaah itu langsung bergotong royong membersihkan musala, mulai bagian dalam ruang salat, halaman, hingga tempat parkir. Lantai musala disapu dan dipel, kemudian ditutupi dengan karpet.
“Acara berbuka puasanya nanti sore. Kita gotong royong menyiapkan lokasinya. Semuanya saling membantu untuk kelancaran kegiatan buka puasa sore ini,” ungkap Robi, Ketua Remaja Musala Hijratul Hasanah.
Kegiatan buka puasa ini direncanakan sejak seminggu lalu. Momentun Nuzulul Quran dipilih supaya menjadi keberkahan tidak hanya bagi jemaah musala, tapi juga seluruh masyarakat Kompleks Anggur dan sekitarnya.
“Semuanya sepakat buka puasa digelar di hari ke-17 bulan Ramadan. Kita melibatkan semuanya dengan sistem gotong royong,” ucap Heri, Ketua Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Sosial Takmir Musala Hijratul Hasanah.
Kegiatan buka puasa menjadi agenda rutin tahunan, khususnya di bulan Ramadan yang digelar Takmir Musala Hijratul Hasanah, Kompleks Anggur. Seluruh jemaah musala dan masyarakat di Kompleks Anggur dan sekitarnya ikut dilibatkan. Tujuanya, supaya upaya memakmurkan musala dapat diwujudkan.
Seluruh pendanaan kegiatan buka puasa ini tidak mengeluarkan satu rupiahpun dari dana kas musala. Seluruhnya berjalan secara swadya berupa sumbangan para jemaah. Ada yang menyumbang uang tunai, air mineral, buah-buahan, kurma, makanan, kue dan masih banyak lagi.
“Apapun yang disumbangkan dan itu untuk kegiatan berbuka bersama kita terima. Kita tidak membatasi berapa nominal uangnya ataupun jenis barangnya. Semuanya kita bebaskan. Alhamdulilah, semuanya terbantukan lewat kebaikan dan keikhlasan masyarakat di sini,” ungkap Heri.
Sepiring soto ditambah sate menjadi menu utama dalam kegiatan buka bersama. Dan secangkir jamu coro khas Demak, menjadi menu khas yang disajikan panitia. Selepas melaksanakan salat magrib berjemaah, warga pun menikmati hidangan yang disediakan.
“Pak Haji Jamu Coronya enak. Nanti bisa minta tambah buat malam ya,” celetuk Robi kepada H. Suparno yang secara khusus membuat sendiri Jamu Coro.
Suasana keakraban dan kebersamaan terlihat dari warga saat melaksanakan buka puasa bersama. Kegiatan ini pun akan terus dilaksanakan setiap bulan Ramadan. (kim.mb-hilir1)