Pembangunan Jalan dan Drainase Paling Banyak Diusulkan

  • Feb 06, 2026
  • Tono Triyanto
  • Pemerintahan

Musrenbang RKPD Tingkat Kecamatan Mentawa Baru Ketapang   

 

SAMPIT - Pembangunan jalan, drainase dan jembatan paling banyak diusulkan dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kotawaringin Timur tahun 2027, tingkat Kecamatan Mentawa Baru Ketapang (MBK). Total ada sekitar 480 usulan dari tingkat kelurahan dan desa dalam kegiatan musrenbang yang dilaksanakan di aulan Kantor Kecamatan MBK, Kamis (5/2/2026).

Camat Mentawa Baru Ketapang Irpansyah mengatakan dari hasil musrenbang tingkat kelurahan desa ada sebanyak 480 program yang diusulkan di musrenbang tingkat kecamatan. Dari total itu, 80 persen usulan yang diajukan berkaitan dengan peningkatan jalan, drainse hingga perbaikan/pembangunan jembatan.

 “Salah satunya jembatan di Desa Batangkang yang menghubungkan Desa Telaga Baru dengan Desa Pelangsian. Jembatan tersebut  sudah sangat tua dan rawan membahayakan keselamatan warga. Mungkin usianya mencapai 60 sampai 70 tahun. Kami berharap ini bisa menjadi perhatian,” ujar Irpansyah.

Pihak kecamatan juga kembali mengusulkan jembatan Sei Mentawa meski telah beberapa kali diajukan pada perencanaan sebelumnya. Di bidang pendidikan, Irpansyah menyampaikan masih terdapat kekurangan mebeler di sejumlah sekolah, terutama di desa-desa. “Masih ada sekolah yang kekurangan meja dan kursi. Ini sudah kami usulkan agar bisa diakomodasi pada 2027,” tambahnya.

Sementara di sektor kesehatan, pihak kecamatan kembali mengusulkan pembangunan puskesmas baru guna mengurangi beban layanan Puskesmas Ketapang II yang saat ini melayani hampir separuh penduduk Mentawa Baru Ketapang.

“Kami mengusulkan pembangunan puskesmas baru untuk melayani lima desa. Lahan sudah kami siapkan di Desa Eka Buhurui, berdampingan dengan Posko Damkar,” pungkas Irpansyah.

Irpansyah berharap seluruh usulan melalui Musrenbang RKPD 2027, khususnya di sektor infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan, dapat terealisasi demi meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat. (kim.mb-hilir1)