Gotong Royong, Kolaborasi Warga Anggur 2 dan 3 Atasi Banjir

  • May 17, 2026
  • Tono Triyanto
  • Sosial Kemasyarakatan

SAMPIT - Warga Anggur 2 dan 3 Kelurahan Mentawa Baru Hilir berkolaborasi lewat kegiatan gotong royong, Minggu pagi ( 17/5/2026). Didukung pihak Kelurahan Mentawa Baru Hilir, warga bergotong royong membersihkan parit yang menjadi batas wilayah anggur 2 dan 3. Langkah ini juga sebagai jalan untuk mencegah terulangnya banjir yang melanda wilayah ini.

Parit sepanjang kurang lebih 600 meter dibersihkan dari sampah dan rumput yang menutupi permukaan parit. Menggunakan parang dah alat pengeruk rumput, secara perlahan parit dibersihkan. Warga bahkan harus bercebur ke dalam parit untuk mengambil sampah dan memotong pepohonan liar yang tumbuh subur.

"Banyak sampah plastik disepanjang parit, belum lagi rumput dah pepohonan liar. Ini yang menyebabkan aliran air mampet," ucap Sandy salah seorang warga.

Dalam kurun seminggu terakhir, wilayah Anggur 2 dan 3 sudah dua kali diterjang banjir. Intensitas hujan yang cukup tinggi mengguyur Kota Sampit ditambah bersamaan air Sungai Mentaya pasang membuat wilayah ini menjadi sasaran banjir. Air bahkan masuk ke dalam sebagian rumah warga yang posisinya rendah.

"Dua kali banjir rumah saya tenggelam. Kasur di kamar juga ikut terendam," ucap Ketua RT 38 Jalan Anggur 2 Nanang Suriansyah.

Melihat kondisi tersebut dan hujan yang terus mengguyur hampir saban hari, warga Anggur 2 dan 3 bersepakat untuk melaksanakan gotong royong membersihkan parit. Untuk menggerakkan seluruh warga, RT 38 dan RT 39 membuat surat edaran bersama terkait kegiatan gotong royong.

"Saya bersama Ketua RT 39 Jalan Anggur menandatangani langsung surat edaran tersebut. Harapannya seluruh warga bisa hadir," ucap Nanang.

Lurah Mentawa Baru Hilir Putri Noorgeulis Fimaulyahar turut hadir dan terlibat langsung dalam kegiatan gotong tersebut. Dibantu aparatur kelurahan dan anggota LPMK, mereka terjun bersama warga membersihkan parit pemisah wilayah RT 38 dan 39.

"Saya apresiasi kegiatan gotong royong yang dilaksanakan warga RT 38 dan 39. Atas permintaan RT setempat, saya menurunkan tim untuk membantu kegiatan gotong royong ini," kata Putri.

Ditambahkannya kegiatan gotong royong ini menjadi bukti peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal. Untuk mengatasi banjir yang kerap melanda wilayah ini, Putri mengaku akan berkoordinasi dengan instansi terkait. (kim.mb-hilir1)