Simulasikan Kebakaran, Pelatihan Redkar Seperti Aslinya
- Jul 20, 2026
- Tono Triyanto
- Sosial Kemasyarakatan
SAMPIT - Raungan sirine membuncah di tengah cuaca panas, Minggu siang (19/7/2026). Kepulasan asap hitam membumbung tinggi dan mengagetkan warga di sekitaran Jalan Nyai Enat 2, Kelurahan Mentawa Baru Hilir. Dua unit mobil relawan kebakaran (Redkar) mendekati sumber api dan petugas dengan cekatan melakukan pemadaman.
“Saya kira kebakaran benaran, ternyata cuma simulasi. Karena sudah di lokasi sekalian ikut menyaksikan simulasi pemadaman,” ucap Herman, warga sekitar.
Simulasi pemadaman kebakaran yang dilakukan Redkar merupakan rangkai kegiatan pelatihan Redkar se-Kelurahan Mentawa Baru Hilir. Kegiatan yang diselenggarakan Kelurahan Mentawa Baru Hilir diikuti lima Redkar, yakni Masjid Jami Assalam, Teluk Dalam, Ketapi 3, Langsat dan HMM. Sekitar seratusan relawan dari lima Redkar tersebut ikut bagian dalam kegiatan simulasi kebakaran.
Sebelumnya skenario dibuat jika telah terjadi kebakaran di wilayah permukiman. Informasi awal diterima petugas kelurahan dan dilanjutkan ke petugas Redkar. Setelah diketahui lokasi dan status kebakaran, tim Redkar menuju lokasi.
Tumpukan kayu yang sudah disusun dan disumulasikan sebagai sebuah rumah dibakar sehingga menimbulkan koran api yang cukup besar.
“Tolong peserta jangan dekar area api, cuaca dalam kondisi panas, nanti akan terjadi ledakan kecil saat api dibakar,” ucap petugas dari Damkarmat Kotim yang bertindak selaku narasumber.
Satu unit kecil Redkar berupa tosa dan diisi lima personel dengan APD lengkap, perlahan mendekat sumber api. Sekira dirasa berjarak aman, personel turun dan mengatur selang air. Dua orang dengan membawa nozzel mendekat sumber api, satu bertindak sebagai penembak dan satunya menahan selang dibelakannya.
Kawasan sekitaran api pertama-tama disemprot agar tidak terjadi perambatan ke wilayah sekitar. Setelah dirasa cukup, sumber api kemudian dipadamkan. Selang beberapa menit kemudian, satu unit mobil damkar besar mendekat memberikan bantuan. Dalam hitungan menit api berhasil dipadamkan, dan kondisinya dinyatakan berstatus hijau.
Menariknya dalam simulasi ini, para Redkar yang diturunkan mayoritas berusia remaja. Upaya ini dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada anggota Redkar yang masih berusia muda. (kim.mb-hilir1)