Rp 7 Miliar untuk Drainase Jalan DI. Panjaitan
- Jun 23, 2026
- Tono Triyanto
- Pemerintahan
SAMPIT - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur mengalokasikan dana sebesar Rp 7,3 miliar untuk perbaikan drainase di Jalan DI. Panjaitan. Program yang bersumber dari dana APBD Kotim tahun 2026 direncanakan akan dikerjakan bulan Juli mendatang. Program ini merupakan program utama Pemkab Kotim melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) untuk penanganan banjir di wilayah perkotaan.
Kepala Dinas SDABMBKPRKP Kotim Mentana Dhinar Tistama mengatakan saluran drainase yang belum berfungsi secara optimal menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan terjadinya genangan air disejumlah titik dalam Kota Sampit.
“Tahun ini ada dua pengerjaan infrastruktur untuk penanganan banjir. Pertama di Jalan DI Panjaitan dan kedua di Jalan Tjilik Riwut,” ucap Mentana.
Mentana menjelaskan proyek penanganan drainase di Jalan DI. Panjaitan dialokasikan sebesar Rp 7,35 miliar. Pekerjaan difokuskan pada pembangunan dan perbaikan saluran air yang menghubungkan kawasan jembatan Sungai Mentawa hingga menuju pertigaan Jalan Pelita.
Menurut Mentana pengerjaan akan dimulai dari bagian hilir terlebih dahulu agar aliran air memiliki jalur pembuangan yang jelas menuju sungai.
“Kalau kita kerjakan bagian atas dulu sementara pembuangannya belum siap, aliran air tetap akan tertahan. Jadi yang kami benahi lebih dulu adalah jalur utama menuju sungai,” jelasnya.
Mentana berharap perbaikan infrastruktur drainase tersebut mampu meningkatkan kapasitas sistem pembuangan air di kawasan perkotaan sehingga genangan yang selama ini terjadi dapat diminimalkan
Keberadaan drainase yang baik sangat penting dalam mendukung kelancaran aktivitas masyarakat sekaligus menjaga kualitas infrastruktur jalan agar tidak cepat mengalami kerusakan akibat genangan air yang berulang.
Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur menargetkan pembenahan sistem drainase perkotaan dapat berjalan secara bertahap dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas infrastruktur serta mengurangi potensi banjir di Kota Sampit. (kim.mb-hilir1)