Super Air Jet Perkuat Konektivitas Udara Kotim
- Jun 13, 2026
- Tono Triyanto
- Pemerintahan
SAMPIT - Maskapai penerbangan Super Air Jet remsi membuka layanan penerbangan perdana rute Jakarta-Sampit-Jakarta melalui Bandara H. Asan Sampit, Kamis (12/6/2026). Ini menjadi langkah penting dalam penguatan konektivitas transportasi udara dan upaya meningkatkan mobilitas masyarakat, memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah, serta mendukung pengembangan sektor investasi dan pariwisata.
Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Balikpapan, Ferdinand Nurdin menegaskan keberhasilan menghadirkan layanan penerbangan harus diikuti dengan komitmen bersama untuk menjaga keberlanjutannya.
“Yang sulit bukan hanya menghadirkan pesawat, tetapi bagaimana mempertahankannya agar tetap beroperasi secara berkelanjutan. Untuk itu diperlukan dukungan seluruh pihak,” ujar Ferdinand Nurdin saat hadir dalam penerbangan perdana di Bandara H. Asan Sampit.
Ferdinand juga menyinggung perlunya perpanjangan landasan pacu (runway) hingga 2.250 meter dengan lebar 45 meter agar pesawat berbadan besar seperti Airbus A320 dapat beroperasi secara lebih optimal.
Direktur Utama Super Air Jet, Ari Azhari, menyampaikan rasa bangga karena Sampit menjadi kota ke-36 dalam jaringan layanan penerbangan Super Air Jet di Indonesia. Menurutnya, pembukaan rute ini akan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat Kotawaringin Timur dan daerah sekitarnya untuk terhubung dengan berbagai kota besar di Indonesia melalui jaringan penerbangan yang terintegrasi dengan Batik Air dan Lion Air.
“Dengan satu tiket penerbangan, masyarakat dapat melanjutkan perjalanan ke berbagai destinasi di Indonesia. Kami berharap kehadiran Super Air Jet dapat mendukung mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.
Sementara Bupati Kotawaringin Timur, H. Halikinnor, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung hadirnya layanan penerbangan baru tersebut. Ia menilai konektivitas udara yang semakin baik akan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah, khususnya dalam mendukung investasi, perdagangan, pariwisata, dan pelayanan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, lanjutnya, berkomitmen untuk terus meningkatkan fasilitas dan pelayanan di Bandara H. Asan Sampit agar mampu mengakomodasi kebutuhan transportasi udara yang semakin berkembang.
“Kehadiran penerbangan jet dengan jadwal dan tarif yang kompetitif diharapkan dapat meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, memperlancar arus barang dan jasa, serta memberikan kontribusi terhadap pengendalian inflasi daerah,” ungkapnya. (kim.mb-hilir1)